Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Bandung, H. Fathi Ajak Mahasiswa Jadi Agen Kebangsaan

eksposbandung – Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, H. Fathi, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Rumah Aspirasi Jalan Karawitan No. 97, Kelurahan Turangga, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Sabtu (28/6/2025).

Kegiatan ini diikuti 150 peserta dari berbagai kalangan, terutama mahasiswa, yang antusias mengikuti pemaparan materi mengenai nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Empat Pilar yang disosialisasikan meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Dalam paparannya, H. Fathi menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga integritas kebangsaan di tengah tantangan globalisasi.

“Kita perlu menanamkan kembali nilai-nilai luhur bangsa kepada generasi muda agar mereka tidak hanya mengenal, tetapi juga menerapkan nilai-nilai Pancasila, konstitusi, semangat persatuan, dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari,” ujar H. Fathi di hadapan peserta.

Baca Juga: Bakercab GMNI Bandung Menolak Keras Wacana Kongres ke-22 di Kota Bandung: Lawan Penghianatan terhadap Ideologi dan Marwah Organisasi!

Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 14.15 WIB dan terbagi dalam beberapa sesi, mulai dari pembukaan, penyampaian materi, hingga sesi tanya jawab yang dipandu moderator. H. Fathi juga menyampaikan materi secara interaktif, menekankan pentingnya pendidikan karakter, keteladanan, serta penerapan nilai-nilai 4 Pilar dalam kehidupan bermasyarakat.

Peserta aktif memberikan masukan, pertanyaan, dan saran. Mereka berharap metode sosialisasi bisa lebih variatif, seperti penggunaan media digital, simulasi, hingga kuis interaktif. Mereka juga meminta agar materi disesuaikan dengan karakter peserta, termasuk pendekatan visual dan gaya komunikasi kekinian untuk kalangan muda.

Menanggapi hal itu, H. Fathi menyambut baik usulan peserta. Ia menyebut bahwa pendekatan edukatif yang segar dan relevan sangat penting untuk menarik minat generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan.

Beberapa pertanyaan peserta menyoroti peran masyarakat dalam menyebarluaskan nilai 4 Pilar, keterlibatan anak muda sebagai duta kebangsaan, penanggulangan hoaks, hingga strategi sosialisasi ke wilayah terpencil. H. Fathi menjawab bahwa masyarakat dan pemuda bisa berperan aktif sebagai agen perubahan melalui edukasi keluarga, komunitas sosial, dan media digital.

“Anak muda hari ini bisa menjadi pelopor gerakan kebangsaan, tidak hanya dengan pidato, tapi juga lewat karya digital, konten kreatif, dan aksi nyata yang mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa,” ucapnya.

Baca Juga:Pedagang Dibacok, Polisi Amankan Pelaku dan Sajam

Peserta juga mengusulkan agar ke depannya, sosialisasi dikombinasikan dengan pelatihan kepemimpinan atau kewirausahaan agar lebih aplikatif dan menarik minat kalangan muda. Selain itu, mereka mendorong pelibatan tokoh masyarakat dan influencer lokal untuk menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas.

Menutup kegiatan, H. Fathi menyatakan bahwa sosialisasi Empat Pilar akan terus digelar secara rutin demi menjaga semangat kebangsaan dan mencegah tergerusnya nilai-nilai persatuan di tengah derasnya arus informasi dan perubahan zaman.

“Kita semua punya tanggung jawab untuk menjaga republik ini tetap kuat, bersatu, dan berdaulat,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *